Produk Kreatif Penelitian

Ketika budaya berubah.

Sebuah eksplorasi interaktif mengenai bagaimana globalisasi memengaruhi perubahan budaya lokal Indonesia, bagaimana masyarakat meresponsnya, dan bagaimana budaya dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Jelajahi penelitian →

Budaya tidak berhenti. Ia terus berubah.

Perubahan budaya merupakan proses yang terjadi ketika pola kehidupan, nilai, kebiasaan, maupun hasil karya masyarakat mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Globalisasi mempercepat proses tersebut melalui teknologi, komunikasi, media sosial, interaksi antarbudaya, serta semakin mudahnya masyarakat mengenal berbagai budaya dari seluruh dunia.

Yang diamati

01
Perubahan budaya

Perubahan dalam kebiasaan, nilai, kesenian, bahasa, makanan, pakaian, dan kehidupan sosial.

02
Pengaruh globalisasi

Peran teknologi, internet, media sosial dan interaksi antarbudaya dalam perubahan tersebut.

03
Respons masyarakat

Bagaimana masyarakat menerima, menyesuaikan, mempertahankan, atau menyaring perubahan budaya.

Pilih bagian budaya.

Perubahan akibat globalisasi tidak hanya terjadi dalam satu bidang. Klik salah satu bagian di bawah untuk melihat bagaimana perubahan dapat terjadi.

01

Kesenian

Musik, tari, seni rupa, pertunjukan dan bentuk ekspresi budaya lainnya.

02

Bahasa

Perubahan penggunaan bahasa akibat komunikasi dan perkembangan media.

03

Kuliner

Pertemuan makanan lokal dengan budaya makanan dari berbagai negara.

04

Pakaian

Perubahan gaya berpakaian serta perpaduan unsur tradisional dan modern.

05

Tradisi

Tradisi masyarakat dapat mengalami penyesuaian seiring perubahan zaman.

06

Gaya hidup

Cara masyarakat berkomunikasi, menikmati hiburan, bekerja dan bersosialisasi.

07

Teknologi

Teknologi menjadi salah satu jalur utama masuknya informasi dan budaya baru.

08

Media sosial

Tren budaya dapat menyebar dengan cepat melalui platform digital.

Dari globalisasi menjadi perubahan.

Faktor penyebab

Perubahan budaya dapat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, perkembangan media sosial, interaksi antarbudaya, kemudahan komunikasi, masuknya budaya asing, serta keinginan masyarakat mengikuti perkembangan zaman.

Bertemu bukan berarti kehilangan.

Salah satu bentuk perubahan budaya adalah akulturasi, yaitu ketika unsur budaya yang berbeda bertemu dan menghasilkan bentuk baru tanpa harus menghilangkan seluruh unsur budaya sebelumnya.

Budaya lokal

Nilai, tradisi, kesenian dan kebiasaan masyarakat Indonesia.

+

Budaya luar

Unsur budaya yang masuk melalui interaksi global.

Bentuk baru

Hasil perpaduan yang dapat berkembang sesuai zaman.

Perubahan membawa peluang sekaligus tantangan.

Potensi positif

  • Budaya lokal dapat dikenal lebih luas.
  • Muncul inovasi dalam kebudayaan.
  • Generasi muda lebih mudah mengenal budaya.
  • Terjadi pertukaran pengetahuan.
  • Budaya dapat dikembangkan melalui teknologi.

Tantangan

  • Budaya asing dapat menjadi lebih populer.
  • Sebagian tradisi mulai jarang dilakukan.
  • Identitas budaya dapat semakin melemah.
  • Generasi muda dapat semakin jauh dari budaya lokal.
  • Budaya lokal harus bersaing dengan budaya global.

Bagaimana perubahan terjadi?

01 — PERKENALAN

Budaya baru mulai dikenal

Masyarakat mendapatkan informasi mengenai budaya lain melalui perjalanan, komunikasi, internet dan media.

02 — INTERAKSI

Terjadi pertemuan budaya

Unsur budaya lokal dan budaya luar mulai saling memengaruhi melalui interaksi masyarakat.

03 — ADAPTASI

Masyarakat menyesuaikan diri

Sebagian unsur budaya diterima, disesuaikan atau dikombinasikan dengan kebiasaan yang sudah ada.

04 — PERUBAHAN

Muncul bentuk budaya baru

Perubahan dapat menghasilkan inovasi, akulturasi, maupun perubahan kebiasaan dalam kehidupan masyarakat.

Berubah boleh. Kehilangan identitas jangan.

Globalisasi merupakan salah satu faktor yang mempercepat perubahan budaya di Indonesia. Perubahan tersebut dapat membawa peluang untuk mengembangkan budaya lokal, tetapi juga dapat menjadi tantangan apabila masyarakat tidak mampu mempertahankan identitas budayanya. Karena itu, budaya lokal tidak harus menolak perubahan, tetapi perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dan karakter aslinya.

Kembali ke awal ↑